Translate

Rabu, 03 Oktober 2012

ROKOK, MAUT DI TENGAH KELUARGA


ROKOK, MAUT  DI TENGAH KELUARGA

Karena bentuknya tak mau berhenti, dan merasa berbagai obat tak ada lagi yang bermanfaat, margareth akhirnya pergi memeriksakan diri lebih serius lagi badan nya diperiksa lewat rontgen. Dan sunguh ia sangat terkejut ketika mendengar bahwa paru-paru nya bisa dipastikan telah terserang kanker.
setengah“kanker?”  tak percaya, tapi dokter memperlihatkan gambar begitu jelas. “selama hidup saya belum pernah merokok meski hanya satu batang saja.” Gumamnya agak panjang.
“Barangkali Suami Anda Merokok?” tanya dokter.
Mendengar pertanyaan ini margareth seperti di ingatkan akan sebuah kunci yang hilang. Benar, selama 40 tahun perkawinan mereka suami nya tak pernah berhenti merokok . setiap hari ia bisa menghabiskan antara satu sampai satu setengah bungkus rokok (sigaret). Dalam perbendaharaan istilah kedokteraan, apa yang di alami oleh margareth tersebut secara populer disebut perokok tangan kedua. Yang bersangkutan memang tidak langsung menghisap rokok. Tapa karena ada orang atau sejumlah orangdi sekeliling nya yang secara terus menerus menghisap rokok maka yang bersangkutan juga ikut ketularan. Dan,lewat penelitian di berbagai tempat para pakar ilmu kesehatan berani memastikan bahwa perokok tangan kedua ini bisa ikut “ketularan” kanker jauh lebih berat ketimbang yang di bayangkan oleh awam.
Dari 24 penelitian yang diadakan pada tahun 1990 dan berlangsung di berbagai negara termasuk CHINA,  JEPANG dan HONGKONG, para ahli kesehatan di AS menggolongkan perokok tangan kedua tersebut sebagai  “kelompok Acarcinogen”, yakni pengidap penyebab kanker bagi manusia.
Ribuan perokok setiap tahun nya meningal karena kanker dan yang  jadi sebab nya tak lain hanya karena tinggal bersama-sama dalam lingkungan para perokok.
Para korban yang seperti itu jauh lebih banyak lagi bagi anak-anak yang sebenarnya sama sekali tidak berdosa dalam urusan rokok merokok.
Hindarilah merokok, karena merokok bisa menyebabkan kanker.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar